Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Saat bercerita sejak kapan aku menyukai buku, aku mengingat-ingat mungkin sejak Sekolah Dasar. Meskipun bacaan di sekolahku sangat terbatas, apalagi di kampungku nggak ada perpustakaan. Jadi, aku menggunakan semaksimal mungkin faslitas perpustakaan yang ada di sekolah. Guru-guru sering meminjamkan buku kepada para murid-muridnya. Setiap ada buku-buku baru, kami selalu berebut untuk mendapatkannya. Sungguh suatu hal yang menyenangkan.

Aku juga jarang sekali membeli buku. Apalagi, buku pelajaran. Saat mulai kelas lima SD, baru aku mulai membeli buku, itupun tidak banyak. Kebetulan, tetanggaku seorang guru. Jadi, ketika awal bulan mendapat gaji bulanan, beliau akan rajin membawa majalah, surat kabar dan juga beberapa buku. Aku dan teman-teman ketika sore menuju rumahnya, duduk di beranda untuk membaca bersama-sama. Sebuah kenangan, yang indah.

Beranjak remaja, aku masih suka membaca, meskipun terbatas pada buku-buku fiksi. Lagi-lagi, aku kekurangan buku untuk membaca. Tatkala bulan Ramadhan menjelang, kadang aku dan teman-teman menyewa buku di perpustakaan desa tetangga. Maklum, desaku sangat terpencil, jauh dari keramaian. Biasanya, akan ada beberapa orang yang menuju ke kampung sebelah, kemudian akan meminjam novel dalam jumlah yang banyak. Setelah itu, kita akan kembali berkumpul dalam satu rumah, beramai-ramai kita akan membacanya.

Yang paling menggembirakan, adalah saat orang tuaku yang merantau di kota kembali ke kampung dengan membawa tumpukan-tumpukan majalah bekas. Subhanallah... Betapa gembiranya saat itu. Hampir tiap hari, aku dan Kakaku tak bergerak dari depan majalah-majalah bekas itu. Aku masih ingat, beberapa bekas majalah Gadis, Aneka yess, juga beberapa majalah bekas serial Disneyland. Sampai-sampai, Nenek dan Budeku memarahi kami. Ah, betapa sedihnya...

Memasuki usia 13 tahun, aku tak lagi berada di kampung halaman. Aku merantau ke sebuah kota di Tangerang, mengkuti Budeku bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga. Sejak saat itu, aktifitas membacaku terhenti total. Aku tak lagi bersentuhan dengan buku, waktuku, banyak kuhabsikan untuk mengurusi pekerjaan rumah. Tapi, aku tak lama bekerja di situ. Hanya sekitar 6 bulan. Setelah itu, aku baru pindah ke Cilegon mengikuti kedua orang tuaku.

Lagi-lagi, ditahun yang sama aku harus kembali bekerja di Pamulang. Dan aku tak lagi bersentuhan dengan dunia baca. Hanya sesekali, aku membaca majalah koleksi anak majikanku.

Nasib berkata lain, saat usia 15 tahun, aku justru kembali memasuki dunia persekolahan. Di situlah, aku kembali berjinak-jinak dengan buku, yang sudah sangat lama aku tinggalkan. Mau tak mau, aku harus menjamah buku dan membacanya. Saat naik kelas dua sekolah menengah pertama, semangat membacaku kembali tumbuh. Aku membaca buku apa saja, selain buku pelajaran. Aku betul-betul merasakan betapa semangatnya aku membaca buku saat itu. Lagi-lagi, karena terbentur dengan masalah keuangan, aku jarang sekali membeli buku. Aku lebih sering meminjam buku di perpustakaan sekolah, perpustakaan umum dan kadang ke teman.

Memasuki bangku SMU, semangat membacaku masih tinggi. Aku bahkan lebih rela menyisihkan uang gajiku untuk membeli majalah dan meminjam buku di perpustakaan umum. Kalau sudah tidak mempunyai uang, aku akan melahap buku-buku di perpustakaan sekolah. Aku juga sempat membuat daftar keinginan, di mana gajiku setiap bulan harus disisihkan untuk membeli buku, membayar sekolah dan membeli buku sekolah. Saat SMP sampai SMU, aku nyambi kerja sebagai PRT. Sayangnya, gajiku tidak berapa cukup untuk itu semua. Walhal, buku masih menjadi barang mahal buatku.

Adalah sebuah kebahagiaan, saat aku duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah, aku dipertemukan dengan Mas Gol A Gong melalui sebuah majalah, pengasas Pustakaloka Rumah Dunia (kini menjadi Rumah Dunia). Sejak mengenalinya, aku sering nongkrong di sana, sekedar membaca atau terkadang sesekali ikut berdiskusi. Sampai kelas dua tersebut, aku masih belum mampu, untuk membeli buku sendiri. Aku lebih fokus, untuk membeli buku pelajaran. Bahkan, atas inisiatif aku dan teman-teman setiap ada yang berulang tahun, akan kami hadiahkan buku beserta tanda tangan kami.

Baru setelah aku lulus SMU, keuanganku agak sedikit longgar. Dan, satu demi satu buku, mampu aku beli. Aku sempat berandai-andai, kalaulah aku bekerja sebagai PRT di rumah salah seorang penulis, tentu menyenangkan. Aku tak usah repot-repot membeli buku, aku hanya perlu bekerja di situ, dan bisa menumpang baca setiap waktu. Tapi andaianku kutepis. Setiap kali berkunjung ke Rumah Dunia, kadang aku bertemu dengan "Mbak"nya Mbak Tias, ia sedang sibuk bekerja. Jadi, aku berfikir, mungkin aku nggak sempat baca kalau bekerja di situ. Tak cuma Mas Gong yang jadi incaranku, Mbak Helvy, Mbak Asma dan beberapa penulis lainyya ,sempat kujadikan list orang-orang yang aku ingin bekerja dengan mereka. Sampai pada akhirnya, tak satupun terlaksana.

Hingga nasib membawaku pada tanah Melayu. Aku berangkat menjadi seorang Tenaga Kerja Wanita, atau pasnya di sebut TKW. Alhamdulilah, nasibku dipertemukan dengan majikan yang baik. Dan, sangat terkejut, saat aku di tempatkan di sebuah bilik buku dan aku tidur di situ. SUbhanallah... Sungguh pemandangan yang menakjubkan. Aku tidur di ruangan, yang kanan kirinya adalah buku. Ruangan berukuran lebih kurang 4x4 meter itu betul-betul penuh berisi buku. Bukan hanya buku melayu memang, tapi, aku melihatnya exited banget.

Aku nggak nyangka, kalau majikanku juga rupanya seorang penulis buku. Bukan penulis fiksi memang, tapi penulis buku-buku agama. Dan di kamarku tersebut, penuh dengan buku-buku berbahasa Arab, Inggris, Indonesia, Melayu bahkan sampai bahasa Urdu. Sayangnya, aku lebih banyak menghabiskan novel-novel melayu berbanding buku ilmiah yang ada di situ.

Dan ketika aku dikelilingi dengan lingkungan buku, aku justru lebih suka membeli buku. Aku masih ingat, ketika beberapa tahun dahulu, saat aku masih baru berada di Malaysia, majikanku sempat menegurku,

"Awak nanti mau bawa pulang buku, yah...???" Aku diam, tidak menjawab, tak juga menolak. Kini setelah empat tahun keberadaanku di Malaysia, aku ternginang pertanyaan itu, ketika beberapa waktu lalu, aku mengemas-ngemas bukuku ada yang terkoyak dalam buku baruku, buku yang belum sempat kujamah, buku yang masih terbungkus rapi dalam plastiknya, buku yang perjalannya lumayan jauh. Setelah mengalami beberapa rute perjalanan, Indonesia, Abu Dhabi kemudian sampai ke Malaysia.

Masya Allah... Aku seolah tersadarkan. Dulu, dulu sekali aku hampir selalu kekurangan buku untuk kubaca. Tapi, kini ia berserak tanpa sempat kubaca. Masya Allah... Betapa ketika kulihat bukuku dimakan rayap, aku seolah tengah mengitung nikmat, betapa Allah telah menganugerahkan nikmat yang begitu banyak untukku. Alhamdulilah ya Allah...

Ditulis dadakan untuk mengikuti kuis bagi-bagi buku yang diadakan oleh, Mbak Uci.


 






 

61 CommentsChronological   Reverse   Threaded
anazkia wrote on May 15, '10
Jiah, acak kadut
ivoniezahra wrote on May 15, '10
Menyimak ^^
anazkia wrote on May 15, '10
Menyimak ^^
mencela juga boleh mbak baru tahu jam 10 tadi...
akhidirman wrote on May 15, '10
cattan yng dibuat dlm waktu beberapa detik di menit terakhir
*berkesan :)*
serius!
ayanapunya wrote on May 15, '10
Ga sempat bikin..
akhidirman wrote on May 15, '10
ayanapunya : tosssssss...!!!
aku br tau info ini dr mbak ana justru!
dikasih tau sekarang pulak. halah!
anazkia wrote on May 15, '10
cattan yng dibuat dlm waktu beberapa detik di menit terakhir
*berkesan :)*
serius!
beu.. segithunya. Makasih, Suhu
anazkia wrote on May 15, '10
Ga sempat bikin..
Aya, maaf. Tadi Mbak tahu pas jam 10an, dikasih tahu Mbak Nita :( maaf yah...
anazkia wrote on May 15, '10
ayanapunya : tosssssss...!!!
aku br tau info ini dr mbak ana justru!
dikasih tau sekarang pulak. halah!
Aku tahu dua jam sebelumnya *tumben ke MP*
ohtrie wrote on May 15, '10
ngintip dulu bentar ya mBakk..
lum sempet baca...
anazkia wrote on May 15, '10
ohtrie said
ngintip dulu bentar ya mBakk..
lum sempet baca...
nggak pa2, Mas...
miftamifta wrote on May 15, '10
Numpang baca...

^,^
bruziati wrote on May 15, '10
Inspiring.....makasih Mbak Anaz :)
anazkia wrote on May 15, '10
Numpang baca...

^,^
gak boleh nyoret yah? :)
anazkia wrote on May 15, '10
Inspiring.....makasih Mbak Anaz :)
Sama2, Mbak :)
miftamifta wrote on May 15, '10
Lah mau nyorat nyoret dimari eeee kok ya ndak boleh:-)

Semoga menang
anazkia wrote on May 15, '10
Lah mau nyorat nyoret dimari eeee kok ya ndak boleh:-)

Semoga menang
Maksudnya, nyoret nilai hehehehe.. jadi kek waktu SD kalo ulangan itu, lho. nyontreng yang bener ama salah :D

Amin, makasih...
asasayang wrote on May 15, '10
wahhh...
anazkia wrote on May 15, '10
wahhh...
wahhhh...??? :)
miftamifta wrote on May 15, '10
*manggut-manggut*
anazkia wrote on May 15, '10
*manggut-manggut*
Ati2, takut dilempar kursi :D
asasayang wrote on May 15, '10
asyik klo bicara tentang buku..

*eh, yang lombanya mb ana tuh boleh cerita orang lain kn?? maaf OOT
anazkia wrote on May 15, '10
Boleh, asal apke sudut pandang aku yah? :)
asasayang wrote on May 15, '10
anazkia said
Boleh, asal apke sudut pandang aku yah? :)
owh, pke "aku" yach???

wah, bakalan susah dong, mau nyeritain temen TKI pekerja bangunan ni...
hadduuuuuuhhh..
anazkia wrote on May 15, '10
ya sudut pandangnya, dari Lina dunk. Insya Allah bisa...
asasayang wrote on May 15, '10
anazkia said
ya sudut pandangnya, dari Lina dunk. Insya Allah bisa...
nanti deh di coba, mau wawancara dulu ma yang bersangkutan, dulu pernah diceritain tapi sebagian lupa... klo bisa lina ikutan deh... :D
anazkia wrote on May 15, '10
Sip, Mbak tunggu deh :) Makasih, yah...
asasayang wrote on May 15, '10
anazkia said
Sip, Mbak tunggu deh :) Makasih, yah...
ok..
alfarizi76 wrote on May 15, '10
anazkia said
aku ternginang pertanyaan itu
apa ya arti ternginang ...?
anazkia wrote on May 15, '10
apa ya arti ternginang ...?
ingat dengan kata2nya
alfarizi76 wrote on May 15, '10
anazkia said
ingat dengan kata2nya
bukannya terngiang..?
anazkia wrote on May 15, '10
bukannya terngiang..?
iyah, kek denger githu
alfarizi76 wrote on May 15, '10
anazkia said
iyah, kek denger githu
bukan kek denger... memang iya...

duh.. secara diikutkan lomba
dapat kritik mengurangi penilaian gak ya..? wkwkwkwk
sofiyasaja wrote on May 15, '10
Sya jga suka gitu seneng belinya aja tapi bacanya suka males, di rak buku masih ada beberapa buku yg blm terbaca mudah2an sih blm dimakan rayap,, ceritanya baguuuussss mba;) ternyata ada jg org yg merasa excited dikelilingi buku, krn sya slalu mrasa relax saat brada di perpus atau di toko buku dripada di cafe hehe
bknpenulis wrote on May 15, '10
kayaknya aku deh yg selalu ketinggalan info. jarang online sih, hiks
anazkia wrote on May 15, '10
bukan kek denger... memang iya...

duh.. secara diikutkan lomba
dapat kritik mengurangi penilaian gak ya..? wkwkwkwk
kita lihat saja nanti...
anazkia wrote on May 15, '10
duh.. secara diikutkan lomba
dapat kritik mengurangi penilaian gak ya..? wkwkwkwk
Btw, makasih banyak, dah kritik tulisan aku, secara tumben banget ngritik
anazkia wrote on May 15, '10
Sya jga suka gitu seneng belinya aja tapi bacanya suka males, di rak buku masih ada beberapa buku yg blm terbaca mudah2an sih blm dimakan rayap,, ceritanya baguuuussss mba;) ternyata ada jg org yg merasa excited dikelilingi buku, krn sya slalu mrasa relax saat brada di perpus atau di toko buku dripada di cafe hehe
Lah sekarang penyakit baru saya juga githu, seneng beli, membacanya sudah kurang :(. Makasih, Mbak dah baca cerita2nya. Lah, emang githu, Mbak aku khan jarang dikelilingi buku, makanya jadi exited. kalo yang dah bisa berdepan dengan buku, ya nyantai2 aja... :)
anazkia wrote on May 15, '10
kayaknya aku deh yg selalu ketinggalan info. jarang online sih, hiks
Mbak Arie, aku juga tahunya dua jam sebelum deadline :)
nitafebri wrote on May 15, '10
wow jam di setor jam 11.52 PM
8 menit lagi udah time Out..
Hebat
anazkia wrote on May 15, '10
wow jam di setor jam 11.52 PM
8 menit lagi udah time Out..
Hebat
hehehehe.. balapan, Mbak sambil chat ama temen di FB :D
roebyarto wrote on May 16, '10
Tulisan inspiratif...penuh edukasi..
anazkia wrote on May 16, '10
Tulisan inspiratif...penuh edukasi..
Terimakasih...
arikunto wrote on May 16, '10
wah menyetuh sekali tulisannya mbak anaz...
selamat ya... ;)
anazkia wrote on May 16, '10
wah menyetuh sekali tulisannya mbak anaz...
selamat ya... ;)
Terimakasih.. :)
tiarrahman wrote on May 17, '10
selamet ya..
anazkia wrote on May 17, '10
Lho, khan belum pengumuman.. :)
anazkia wrote on May 17, '10
wah menyetuh sekali tulisannya mbak anaz...
selamat ya... ;)
Makasih, Mas. Aku baru lihat pengumumannya
anazkia wrote on May 17, '10
selamet ya..
Maaf, baru lihat pengumumannya. Makasih...
nitafebri wrote on May 17, '10
yeaah Anaz menang..
hebat juga Naz di aksih link menjelang deadline hehe
anazkia wrote on May 17, '10
yeaah Anaz menang..
hebat juga Naz di aksih link menjelang deadline hehe
Hu'uh, makasih banyak yah, Mbak Nitha :)
larass wrote on May 17, '10
Hebaaaaaaaattttt, selamat yah say :)
anazkia wrote on May 17, '10
larass said
Hebaaaaaaaattttt, selamat yah say :)
Makasih, Mbak Laras. Ini tahu juga dari MP Mbak Larass :)
devietriadi wrote on May 17, '10
bagus banget mbak tulisannya.. :)
anazkia wrote on May 17, '10
Makasih, Mbak :)
tinggalbaca wrote on May 18, '10
sangat inspiratif... :)
anazkia wrote on May 18, '10
Makasih, Mbak :)
bundel wrote on Sep 4, '10
Oh rumah di Malaysia juga kena serangan rayap ya? Wah kayak di Indonesia aja tuh.
anazkia wrote on Sep 4, '10
bundel said
Oh rumah di Malaysia juga kena serangan rayap ya? Wah kayak di Indonesia aja tuh.
Iyah, Bun. Padahal bukunya masih baru :)
rengganiez wrote on Mar 6, '11
jadi kesini..:-)
anazkia wrote on Mar 6, '11
jadi kesini..:-)
Hihihi
Membangunkan postingan bertahun :D
Add a Comment